Halaman

Jumat, 13 Desember 2013

#1 Anime Review : Yuru Yuri and Yuru Yuri♪♪

Selamat datang di dunia Absent-minded Nao, dimana moe is justice dan yuri-subtext terungkap! Kehormatan pertama diberikan pada Yuru Yuri, gag yuri anime yang aman ditonton dan siap mengocok perut kalian!





Title : Yuru Yuri (judul alternatif : Happy Go Lily atau Easygoing Yuri), Yuru Yuri♪♪ (2nd season)
Genre : Shoujo Ai, Slice of Life, Comedy.
Anime Studio : Dogakobo
Original Run : July 5, 2011 - September 20, 2011
Season 2 Run : July 2, 2012 - September 17, 2012
Episodes : 12 for 1st season, 12 for 2nd season.
Nao's rating : 8/10 (for both season)

Plot:
Mengambil setting fiksi di SMP Nanamori yang terletak di Takaoka, Toyama, serial anime ini berkisah mengenai seputar kehidupan sehari-hari Klub Kesenangan (Goraku-bu), yang terdiri dari Akaza Akari, teman masa kecilnya, Toushino Kyouko dan Funami Yui, dan teman sekelasnya, Yoshikawa Chinatsu; bersama dengan badan OSIS sekolah yang terdiri dari kumpulan karakter yang tak kalah unik. [taken from Wikipedia]

Karakter:
1. Akaza Akari (Seiyuu : Shiori Mikami)
Akari adalah siswa kelas I SMP Nanamori berambut merah dengan karakter yang sopan, yang 'seharusnya' diklaim sebagai tokoh utama. Entah bagaimana, karena kepribadiannya yang datar (disinggung dalam anime sebagai orang dengan hanya single plus point yaitu "anak baik") dan hawa keberadaannya yang tidak terasa (yang kemudian menjadi salah satu bahan gag anime ini), ia seringkali dilupakan atau tergeser menjadi karakter pendukung. Salah satu ciri khasnya adalah gaya rambut odango-nya, yang sering membuat Kyouko berpikir bagaimana cara membuat dua kepal dango di kepala Akari. Hawa keberadaan Akari yang kecil sering dijadikan gurauan bahwa ia mampu menjadi tidak terlihat. Ia selalu muncul di awal anime dengan trademark "Akkari~~n~!". Akari berteman dengan Kyouko dan Yui sejak kecil, sementara ia sekelas dengan Chinatsu, Himawari, dan Sakurako.
Golongan darah : A














2. Toushino Kyouko (Seiyuu : Yuka Otsubo)
Siswa kelas 2 SMP Nanamori yang merupakan seorang otaku, optimistis namun seringkali membuat repot teman masa kecilnya, Yui. Daripada Akari, Kyouko lebih bisa disebut sebagai tokoh utama, karena potensinya sebagai karakter protagonis. Ia sangat menyukai Chinatsu, yang ia anggap sangat mirip dengan karakter anime favoritnya, Mirakurun. Meskipun ia sangat pemalas, Kyouko selalu mendapatkan nilai tertinggi dalam ujian. Ia sangat menyukai es krim rum raisin dan merupakan doujin artist yang cukup bertalenta.
Golongan darah : B














3. Funami Yui (Seiyuu : Minami Tsuda)
Hell, yeah! Kuudere Time! Siswa kelas 2 SMP Nanamori ini adalah sahabat Kyouko sejak kecil. Ia cenderung pendiam, cool, dan tenang. Yui adalah karakter yang bisa dibilang 'normal' dari semua karakter yang ada, selalu menyuarakan 'kelogisan', apalagi saat menghadapi Kyouko. Ia adalah teman yang bisa diandalkan, tinggal sendiri di apartemen, meskipun ia merasa kesepian kalau tidak ada orang di sekitarnya. Apartemennya seringkali menjadi sasaran mampir Kyouko, entah itu menginap atau sekedar numpang makan . Meski biasanya pendiam, ia sering menahan tawa ketika mendengar puns (humor menggunakan kata yang mirip dengan arti yang berbeda) yang dilontarkan Ayano. Yui suka sekali bermain video games, dan sangat jago memasak. 
Golongan darah : O













4. Yoshikawa Chinatsu (Seiyuu : Rumi Okubo)
Ia adalah teman sekelas Akari yang pada awalnya ingin masuk klub Upacara Minum Teh, namun kemudian bergabung dengan klub Kesenangan karena klub yang dia incar sudah dibubarkan. Chinatsu seringkali berlomba dengan Kyouko untuk merebut perhatian Yui (ia mempunyai perasaan pada Yui), meskipun Yui sebenarnya tidak mengerti apa yang mereka ributkan. Chinatsu selalu menjadi target kejaran Kyouko karena kemiripannya dengan Mirakurun. Ia pada dasarnya adalah gadis yang imut dan cukup manis, apalagi kalau soal Yui, meskipun kemudian ia menunjukkan pikirannya yang mengerikan (angel outside, evil inside) dan kemampuan artistiknya yang kacau. 
Golongan darah : AB.













Other NOTABLE Characters :
1. Sugiura Ayano (Seiyuu : Saki Fujita)
Ia adalah murid kelas 2 SMP Nanamori, wakil ketua OSIS. Ayano memiliki crush terhadap Kyouko, dan ia tak bisa jujur dengan perasaannya. Ayano selalu menunjukkan sisi tsundere-nya di hadapan Kyouko dan memberi kesan kalau ia tidak suka Kyouko dengan memanggilnya "TOUSHINO~ KYOUKO!". Ia seringkali merasa tersaingi dengan Kyouko yang selalu mengalahkannya dengan menjadi peringkat pertama pada ujian, dan selalu 'bersemangat' mencari Kyouko hanya untuk menjemput lembar tugas yang selalu lupa dikumpulkan oleh Kyouko. Ayano sebenarnya adalah murid yang baik dan cukup bisa menjadi teladan. Ia suka menyimpan puding atau es krim di lemari pendingin di ruang OSIS.













2. Ohmuro Sakurako - Furutani Himawari (Seiyuu : Emiri Kato - Suzuko Mimori)
Keduanya adalah calon kandidat wakil ketua OSIS tahun depan. Sakurako adalah anak yang ceria, ia memiliki rambut blonde dan tubuh yang kurus dan kecil (dan mempunyai kompleks soal tubuhnya). Ia seringkali bertengkar dengan Himawari dan mengejek bagian dada Himawari yang cukup besar untuk anak seusianya. Sakurako mirip sekali dengan Kyouko, namun ia lebih malas dan lebih tidak pandai ketimbang senpai otaku-nya itu. Sakurako suka sekali bergantung pada Akari dan menganggap Akari pahlawan. Sedangkan, Himawari adalah anak yang cukup sopan (perhatikan saja cara bicaranya), ia memiliki rambut biru, dan memiliki kompleks soal dadanya yang kelihatannya makin besar dari hari ke hari (dan tak lupa Sakurako selalu mengingatkannnya akan hal itu). Ia sering bertengkar dengan Sakurako. Meskipun begitu, baik Sakurako maupun Himawari memiliki perasaan yang mutual antara satu sama lain. Himawari sering membuat cookies (sebagai upah kalau Sakurako mau mengerjakan PR) dan membantu Sakurako mengerjakan PR.














And... THE MOST NOTABLE CHARACTER PREDICATE WAS GIVEN TO....
3. Ikeda Chitose (Seiyuu : Aki Toyosaki)
Chitose adalah member dari OSIS, dan seringkali terlihat bersama dengan Ayano. Ia memiliki karakter yang kalem dan lembut, meski memiliki imajinasi yuri yang sangat liar (?), dengan Ayano dan Kyouko sebagai objek fantasinya. Chitose akan melepas kacamatanya untuk mengaburkan pandangan yang menghalanginya demi menghidupkan imajinasi yuri-nya, yang kemudian berujung pada mimisan fatal. Ia berbicara menggunakan dialek Kansai yang halus, dan saat ia mabuk (atau setelah makan coklat), ia akan berubah menjadi kisumon (kissu monster).





















Musik : 
Saya cukup suka OP-nya, cocok untuk happy anime dan beat-nya juga easy listening, seperti "Yuruyurarararayuruyuri yuruyurarararayuruyuri daijiken~". Suara yang terdengar 'kawaii' dan musik yang ringan membuat saya betah melihat OP (karena saya bukan orang yang betah melihat OP maupun ED anime, biasanya langsung saya skip) anime ini. ED-nya sebenarnya tidak semenarik OP, namun lumayan easy listening, meski saya hanya ingat line "Itsumo Mirakurun~". Sayangnya saya tidak bisa bertahan untuk melihat ED-nya (langsung saya skip ke episode berikutnya). Untuk musik pengiring, saya rasa tidak aada yang istimewa, standar untuk happy anime seperti Yuru Yuri.

Beberapa hal dari anime ini yang 'worth watching' untuk saya :

1. Himawari - Sakurako (Team Tsundere, a.k.a Tsundere Pair, a.k.a Mai X Reo vol.2.0)
Himawari - Sakurako? Yup. Saya menobatkan mereka menjadi pairing potensial yang 'worth watching' di anime ini. Kenapa? Kalau kita menyukai pairing dengan tsundere, kenapa nggak dua-duanya? Itu yang ada di kepala saya ketika mengamati kedua karakter ini. Sebenarnya, team tsundere itu bukan jenis pairing baru, karena banyak team tsundere yang terbentuk dengan 2 karakter yang sering berselisih paham (atau bahkan musuh). Tetap saja, menurut saya mereka epic. Haha! 




Now you know why I love them, lol! Dan masa kecil mereka juga sangat adorable. Need any pic? Google it! 

Oh iya, soal Mai X Reo vol.2.0, coba kalau kalian main VN Sono Hanabira ni Kuchizuke wo, kalian pasti tahu apa yang saya maksud. Yup! Saku and Hima resemble Reo and Mai~ Mungkin dari appearance Hima nggak begitu mirip sama Mai, tapi kalau kalian main gameplay-nya, bisa jadi kalian merasakan dejavu sepeti saya, haha. 

2. Epic Friendship. Various pairing is justice!
Sebenarnya saya bukan penyuka harem ataupun side pairing ataupun crack pairing. Saya malah nggak enjoy sama sekali ketiga hal di atas. Namun, dalam Yuru Yuri, every pairing is likeable. Kyouko-Ayano bagus, Kyouko-Yui juga favorit. Akari bisa di-pairing sama Chinatsu maupun Chitose. 

3. Chitose Wild Fantasies FTW! Chitose RULES!
Salah satu alasan kenapa Yuru Yuri begitu explosive (?) menurut saya terletak pada imajinasi Chitose. Saya selalu tertawa terbahak-bahak setiap kali imajinasi liar Chitose muncul, entah itu berwujud dalam figur yuri Kyouko-Ayano ataupun fatal nosebleed yang merepotkan yang dialaminya tiap kali membayangkan Kyouko dan Ayano. Salah satunya, ketika klub Kesenangan  mengadakan acara menginap bersama, dimana Kyouko-Ayano moment nyata terjadi demi menghentikan kisumon Chitose : 


dan kemudian....


I feel like I just watched Battle Royale... 

Well, peran yang dipegang Toyosaki Aki disini sebagai Chitose cukup mengejutkan saya, mengingat ia juga mengisi suara Yui untuk K-ON, dimana justru Mugi-lah yang memiliki fantasi yuri (tidak eksplisit, namun kalian bisa lihat dari betapa terobsesi-nya seorang Mugi dengan skinship, lol).

Saya rasa, hal yang membuat Yuru Yuri menarik justru terletak pada yuri moments-nya. Tanpa yuri moments dan tanpa Chitose (thanks Chitose, you made this anime wonderful), anime ini mungkin tidak lebih dari anime Slice of Life biasa dengan gag yang biasa. Overall, kalau kalian mencari anime yuri (well, shoujo ai) yang 'aman' dikonsumsi dan menghibur kalian tanpa memberikan rasa 'angst', anime ini merupakan salah satu rekomendasi terbaik saya :)

1 komentar: